Sabtu, 12 Februari 2022

Biografi Roehana Koeddoes


Oleh Novi Putri Agistiani dan Didi Sopyan Sutardi
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 SUBANG
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.


Pemerintah Indonesia menobatkan Roehana sebagai pahlawan nasional pada 2019 lalu. Memiliki nama asli Siti Roehana, Beliau dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga yang memegang adat dan budaya minang.

Roehana Koeddoes lahir di Kota Gadang Sumatra Barat pada tanggal 20 Desember 1884, ia dibesarkan di era ketika perempuan umumnya tidak mendapat pendidikan formal. Meski begitu, ia tetap menunjukan kecintaanya terhadap literasi, dibuktikan dengan kebiasaan yang selalu membaca berbagai sumber berita.

Roehana Koeddoes merupakan putri dari seorang jaksa sekaligus juru tulis Hindia Belanda bernama Rasjad Maharaja Soetan. Beliau juga merupakan kakak tiri Sultan Syahrir dan bibi seorang penyair kebanggaan indonesia, Chairil Anwar.

Semasa hidupnya, Roehana Koeddoes dikenal sebagai perempuan yang cerdas dan berwawasan luas. Lia Nuralia dalam buku Kisah perjuangan pahlawan indonesia menyebutkan ketika masih belia, Roehana mampu menguasai materi yang diajarkan ayahnya, seperti menulis, membaca, dan berbahasa Belanda.

Roehana bahkan belajar bahasa Arab dan memiliki beberapa keahlian lain seperti menyulam, menjahit, merenda, dan merajut. Ia juga gemar membaca majalah terbitan belanda yang memuat berbagai berita seputar politik, gaya hidup, dan pendidikan di Eropa.

Karena kecerdasan dan kemampuannya itu, Roehana akhrinya terjun di dunia jurnalistik dan pendidikan indonesia. Ia menjadi orang pertama yang mendirikan sekolah khusus perempuan yang diberi nama 'Sekolah Koeddoes'.

Sekolah Koeddoes memberdayakan perempuan melalui berbagai program, mulai dari pengajaran literasi bahasa arab hingga molaritas. Dia memperluas pengaruhnya setelah pindah ke Bukit tinggi dengan salah satu jurnalis wanita pertama Indonesia.

Ia dikenal sebagai perintis surat kabar wanita "Soenting Melajoe". Sebagai yang pertama di Indonesia, publikasi ini secara langsung menginspirasi perkembangan surat kabar perempuan Indonesia lain yang berpengaruh.

Sepanjang karirnya, Roehana terus menulis artikel yang mendorong perempuan untuk membela kesetaraan dan melawan kolonialisme. Ia mengatakan bahwa perjuangan rakyat indonesia harus mencapai pengakuan nasional dan internasional.


Sekian dari saya, mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan kata karna saya masih belajar. Sekian dan Terimakasih.

Biografi Roehana Koeddoes

Oleh Novi Putri Agistiani dan Didi Sopyan Sutardi Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 SUBANG Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pemer...